REMBANG. Mediaedukasinet.com,-Administartor KPH Mantingan Rohasan lakukan sidak diwana wisata dalam menghadapi hari raya kupatan atau lebih dikenal syawalan, Kamis (3/4).
Kepada awak media, Rohasan yang didampingi Kasi Produksi Sunyoto menyampaikan bahwa pihaknya melakukan cek mulai dari karcis tanda masuk, kebersihan tempat, kebersihan kolam, shelter Selter didalam kolam renang.
Ternyata untuk kamar ganti perlu perbaikan, pintu rusak dan juga beberapa kran bilas juga perlu perbaikan.
"Untuk kerusakan yang berat sudah kita usulkan perbaikan sedangkan untuk rusak rusak kita perbaiki sendiri," Rohasan.
Dikatakan Rohasan, destinasi syawalan di Wanawisata Mantingan cukup ramai pengunjung baik wisatawan lokal maupun luar kota Rembang.
"Karena Kolam Renang di wana wisata Mantingan salah satu daya tariknya itu air langsung dari sumber mata air. Pelayanan kepada pada pengunjung ya harus ramah,"tuturnya.
Sementara itu Kasi Produksi Sunyoto menambahkan bahwa Laporan Pendapatan WW Kartini tgl: 02 April 2025 Rp: 3.319.000
RO Dalam bulan April Rp : 35.200.000,- Realisasi dlm bulan April Rp :5.806.000Realisasi Sampai denhan Bulan : Rp 60.761.000,- ( 17.3℅ ) dari RKAP 352.000.000,-
Sudah setor = 54.955.000,-
Blm setor = 5.806.000, -
Sudah ERP = 54.955.000,-
Blm ERP = 5.806.000,-
Untuk mengahadapi syawalan 1446 H inza Allah pengunjung akan lebih meningkat. biasanya untuk syawalan pendapatan kita kisaran 10 sampai 15 jutaan.
Sekarang wisata alam sudah menjamur di masing-masing kecamatan di Rembang. Di awali di Kecamatan Gunem juga sudah ada wisata kolam, Sulang juga ada Berlian park, karang jahe, pasir putih Balongan dan beberapa wisata alam yang ada.
Persaingan wisata di Rembang cukup banyak. Kalau kita tidak bisa mengikuti dan mempertahankan ikon maka akan, tertinggal dengan daerah lain.
"Kita tetap mempertahankan ikon kolam renang, namun kita akan menambah ornamen lain yang bisa menarik minat wisata lokal maupun nasional,"pungkasnya. (Sigit).
0 Komentar